Definition List

This is default featured post 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Kamis, 12 Desember 2013

Sekedar coretan dari cerita saya !?

Dunia karir itu berbeda dengan dunia yang kita jalani ketika kita masih bersekolah, di masa-masa kita sekolah kita bisa merajut asa dan angan akan menjadi apa kita nanti. Saya akui itu adalah masa yang menyenangkan, dan anda tahu di masa itu juga saya juga menikmati rasanya mendapat perhatian dari seseorang yang saya sukai selain orang tua saya atau keluarga saya lainnya.

jangan membohongi perasaanmu sebenarnya ?
Di masa itu semua terlihat indah tetapi akan seperti menghantam dinding beton dengan wajah anda ketika anda mulai memasuki dunia karir. Sikap anda akan terbentuk, bukan hanya dari doktrin-doktrin yang di ajarkan para trainer di perusahaan tetapi juga oleh kebiasaan yang hadir dari rekan kerja anda.
Anda harus berubah dan menyesuaikan diri dengan keadaan. Karena di fase inilah bagi anda yang memiliki hubungan akan mengalami apa yang saya sebut sebagai suatu perubahan mendadak.

Di dunia karir, tidak ada lagi yang namanya “100% waktuku untuk orang yang aku sayang”, tidak dengan 80%, 70%, ataupun 50%. Yang tersisa adalah kurang dari 10%. Anda tidak percaya? Sekarang coba anda resapi ini, anda memiliki hubungan dengan seseorang yang sudah bekerja, katakanlah sekarang kekasih anda berkarir. Karir ketika dinikmati maka dia akan menjadi suatu hobi, suatu candu juga bisa. Seperti halnya anda memiliki hobi maka anda tidak akan bosan dengan hobi tersebut dan tidak jarang anda mulai menghiraukan hal lainnya.

Di dunia karir ada yang disebut dengan fase perubahan, perubahan adalah sesuatu yang nyata dan tidak mungkin anda bisa mengelak darinya. Dan untuk tetap bertahan di fase ini menuju ke suatu kondisi yang lebih stabil maka anda harus beradaptasi. Lupakanlah perhatian, karena di dunia karir perhatian harganya tidak sebanding ketika anda mendapat prestasi di tempat kerja anda atau anda ingin membahayakan pekerjaan anda dengan menerima kemarahan dari atasan anda.

Ketika karirnya semakin meningkat maka perhatiannya semakin tercurah pada usahanya, dan anda akan sedikit mulai berteriak dan meminta perhatian. Ada yang bilang di dalam karir tetap bisa memberika perhatian tapi sudahkah anda melihat bahwa lebih daripada itu banyak pasangan yang kandas hubungannya ketika mereka memasuki fase ini. Mereka mulai berpikir profit yang mereka dapatkan, apa yang bersifat natural itu menjadi hal yang remeh.

Saya ingin menceritakan ini agar bagi pasangan manapun yang saat ini berada di fase ini untuk dapat berpikir lebih logis dan realistis, apakah hubungannya pantas dan berharga untuk dipertahankan ataukah anda sedang menjalani proses kea rah runtuhnya suatu hubungan.

Sepanjang anda membaca cerita ini apa yang terbersit di benak anda, apakah hanya mengenai sanggahan tentang bagaimana anda bisa mempertahankan hubungan ataukah cara anda memaklumi keadaan ?
Ada yang dengan suka hati berkata : “ pasangan saya sibuk berkarir, dan saya menyadari keadaan itu  dan saya memberinya kesempatan untuk berkembang !”

Tapi benarkah demikian, padahal setiap pribadi yang berkata demikian adalah juga pribadi yang sakit hati, pikiran, dan kepercayaannya. Mencoba memotivasi dan menguatkan diri sehingga dia bisa hidup di hari-hari yang sebenarnya dipenuhi dengan keragu-raguan.

Berapa kali sehari pasangan anda menghubungi anda ? sms atau telfon ? pernahkan pasangan anda marah besar ketika dia mendapat teguran dari atasannya karena dia tlv atau sms anda ?

Hubungan bagi pasangan yang pertama memasuki dunia karir memang sedikit tidak terduga, pada masa awal kerja pasti kita akan berusaha sekuat tenaga untuk memenuhi harapan semua orang, atasan kita, rekan sejawat kita dan terkadang kita terlalu focus untuk itu dan mulai lupa bagaimana caranya memberikan perhatian. Berangkat pagi hari, pulang sore hari, badan cape, habis mandi langsung istirahat, tidur dan besuk mulai lagi dengan aktifitas yang sama.

Berapa banyak dari kita mengalami masa itu ? berapa banyak dari kita yang ketika terbangun di pagi hari hanya untuk mengecek apakah ada sms dari rekan kerja tapi ketika kita membaca pesan atau catatan panggilan dari no pasangan kita dan hanya melihat sejenak kemudia menutup hp dan berkata dalam hati “ iya aku balas nanti waktu istirahat di kantor?”

Tapi ya apa ? lupa lagi karena terlalu sibuk dengan kegiatan di tempat kerja, perhatian dan komunikasi adalah hal yang sederhana tetapi sering di sepelekan. Mulai ada pemikiran keras di kepala anda, anda mulai mencoba membenarkan tindakan anda dengan kata-kata “saya disini sibuk kerja, untuk siapa ? ya untuk pasangan saya juga “ itu kelak kalaupun jika pasangan anda bisa bertahan dengan sikap anda.

Yang namanya perhatian tidak ada ceritanya harus menunggu, perhatian tidak menuntut anda untuk setiap waktu ada untuknya, dia hanya minta sedikit waktu yang berkualitas dari anda. Waktu seperti apa itu ?
Contoh sederhana saja, pernahkah di pagi hari sebelum anda berangkat kerja anda mengirim pesan pendek ke pasangan anda, pesan yang anda ketik di malam hari ketika anda akan beranjak tidur sementara pasangan anda yang ada jauh disana sudah terlelap karena terlalu cape menanti sms anda. Anda tulis disana apa yang anda alami seharian ini, dan apa yang anda harapkan hari ini untuk hadir tetapi tidak dating. Berbagi ceritalah, hubungan itu saling terbuka, saling berbagi cerita dan perasaan. Beberapa orang bertindak kuat dengan menyimpan semua yang dia alami di tempat kerja untuk dirinya sendiri, tetapi apa alasan anda ? pasangan anda akan dengan senang Hati mendengar cerita anda dan merasa dekat dengan anda. Pasangan anda memberi anda kesempatan untuk berkarir lalu kenapa anda tidak memeberi kesempatan untuk pasangan anda mendengar cerita anda. Pasangan yang baik adalah pasangan yang menerima cerita anda, membesarkan hati anda ketika anda terpuruk. Jadi jangan takut untuk bercerita, kejujuran anda adalah juga bahasa-bahasa kriteria tentang bagaimana pasangan anda apakah akan menerima anda atau meenolak anda. Jujurlah pada karir, jujurlah pada pasangan anda, dan lewatilah fase ini atau anda harus siap-siap buka lowongan :

Dibutuhkan

Seseorang bernyawa dan dewasa
Berkepribadian baik, sabar dan mampu membangkitkan semangat
Bla bla bla bla .. .. .. .. ..

Hahahha!

Rabu, 04 Desember 2013

Fakta ini harus anda ketahui tentang karir anda ?!

Sedikit pengalaman yang aku dapatkan hari ini, inilah apa yang akan kamu hadapi ketika memasuki dunia kerja. Apapun yang kamu pelajari di bangku pendidikan tidak akan mempersiapkanmu untuk ini ! kamu akan merasa seperti dihantam sebuah batu yang besar tepat di depan wajahmu, membuatmu berpikir ulang dan mencari pembernaran atas keadaan yang kamu alami.
Semua berawal ketika “pacarku” mendapatkan pekerjaan pertamanya, dia menjadi tidak memiliki waktu, dan aku yang belum mendapat pekerjaan pertamaku dengan naifnya selalu meminta perhatian kepadanya. Aku penasaran apakah dengan kesibukannya yang seperti itu dia tidak memiliki waktu untuk aku ?
Ini lah yang aku tahu, aku baru saja melamar sebuah posisi di sebuah perusahaan dan interview pribadi membuatku sampai pada 1 kesadaran. Waktu yang kita gunakan adalah sama dengan jumlah focus yang kita berikan untuk kesuksesan yang hendak kita capai. Dan banyak hal yang berada di antara kita dengan kesuksesan, apakah hal-hal itu :
Inilah yang interviewerku tadi katakana padaku :
5 hal yang menghalangi kita :
1.      Keluarga
2.      Teman dekat atau pacar
3.      Tempat bekerja kita dahulu
4.       
5.       
Aku tidak percaya jika virus inilah yang menyerang hubungan kami. Entah apakah harus aku katakann ini adalah virus yang menyerang kami ataukah suatu proses yang memang harus kami lalui ?
Tapi imbas dari kerja keras kita adalah bisa sangat merusak ketika tiba di tujuan kita, apakkah itu kesuksesan yang berupa harta melimpah ataukah kondisi dimana anda menyadari bahwa anda sendirian berdiri di fase itu dimana semua orang yang anda sayangi dan yang menyayangi anda telah anda tanpa sadar tinggalkan ketika anda memutuskan untuk berkarier. Bagiku itu tidak lebih dari anda berambisi untuk bekerja, menjadi seorang workaholic.
Semua hal ini sangat menakutkan, kita di tuntut untuk membentuk ulang attitude kita, membentuk ulang pola pikir kita, lupakan apa itu kejujuran atau keramahan. Tujuan utama anda adalah mencapai target yang anda sudah tentukan. Jika anda ingin sukses maka lakukan ini “JADILAH ORANG YANG KUAT”. Kuat dalam artian anda memiliki sikap baja, tidak mudah menyerah dan anda harus kukuh dengan pendirian anda. Lupakan kata “mengeluh”, karena di sini anda tidak memiliki hak untuk mengeluh, anda akan merangkak dari bawah hingga anda bisa berjalan dan akhirnya berlari.

Jika anda lemah maka orang akan menginjak anda, meremehkan anda, lupakan rasa sakit karena rasa sakit adalah bumbu dalam kehidupan karir anda. Ketika anda memutuskan untuk melunak maka itulah saatnya anda akan menerima hinaan dan penolakan, keinginan anda untuk diterima menjadi boomerang yang akan menyiksa anda. Anda mmencari berbagai cara untuk kembali pada posisi itu, tapi semua tidak akann sama. Tetap berada pada kemampuan anda, anda berkarir bukan sekedar untuk mencari pengakuan dari orang lain, tapi anda berkarir untuk mencari kesuksesan anda pribadi. Tetaplah kuat dalam komitmen anda, inilah tantangan anda, inilah proses yang harus anda lewati. Selamat dating di dunia dimana anda benar-benar berada apada kemampuan diri anda sendiri.

Jumat, 29 November 2013

Terima kasih Wiwik !?

Terima kasih teman telah menyadarkan aku dari sikap naïf aku, kamu lebih muda dari aku tetapi hanya beberapa bulan saja kamu telah mampu melampaui apa yang telah aku perkirakan. Aku senang kamu bisa berbicara seperti itu, dengan berani mengatakan kebodohanku, dan kesombonganku.

Selama ini aku begitu bangga dengan pencapaianku dan seakan melupakan keadaanku, apa yang kucapai adalah sesuatu yang aku rintis untuk tujuan tertentu tetapi ketika aku keluar dari tujuan itu maka semua yang sudah aku capai dan rintis itu menjadi tidak berarti.

Kesalahan terbesarku, dan terima kasih sudah kamu sadarkan. Yang bisa aku bilang kini kamu hidup di mimpiku, ketika aku memimpikan apa yang kamu lakukan saat ini, kamu sudah hidup di dalamnya. Apa aku yang begitu lama berpikir ataukah kamu memang jauh lebih dewasa daripada aku.


Suatu saat engkau akan berada di posisi yang aku sulit untuk menggapainya, pertanyaanku ? apakah di saat itu engkau masih mengingatku, entah kenapa tapi aku berpikir bahwa suatu saat hal itu akan terjadi. Ketika kita menemukan jalan hidup kita, mungkin kamu dan aku akan berseberangan jalan pikiran. Apa yang melatar belakangi kita saat ini tidak mungkin akan selalu ada. Teman, terima kasihku engkau telah menyadarkan aku. Kini aku menyadari arti penting dari sebuah kesempatan, aku senang kamu kini jauh lebih dewasa. Maafkan jika aku pernah meremehkanmu. Ternyata benar dirimu jauh lebih kuat dari apa yang kira, justru saat ini aku yang lebih lemah daripadamu.

Aku malu pada dirimu, begitu muda tetapi bisa berpikir seperti itu. Kini aku kembali ke asal aku. Itulah adanya saat ini !?

Semalam aku mengeluh padamu apa yang membuatku sulit mendapatkan pekerjaan, dan kamu secara tidak langsung “menamparku”, kau menyadarkan aku. “Jangan pernah pernah tunjukkan S1 milikmu”, apa ?

Kenapa ?

Ternyata ada bagian dari pesan di masa lalu yang sudah aku lupakan, pencapaian untuk mendapatkan S1 memang suatu perjuangan yang berat tapi ilmu itu didapatkan untuk bidang tertentu saja. Ketika kamu keluar dari bidang itu maka S1 itu tidak menjadi arti.

Kini yang bisa aku andalkan adalah masa SMA, hemm cukup mengerikan juga. Selama ini aku sombong dengan menunjukkan S1 aku, dan itulah yang menyebabkan aku begitu sulit melamar. Aku tidak sadar bahwa selama ini aku begitu naïf, ya ampun bodohnya aku ini. Apa guna S1 jika di bidang baru pekerjaanmu saat ini kamu sama dengan “0”. Kamu merintis usaha baru yang sama sekali tidak berhubungan dengan posisimu saat ini ?

Ku mungkin tidak akan mengatakan hal ini langsug kepadamu, kamu sudah menjadi orang yang hidup di mimpiku. Aku akan bangun dan hidup. Apakah saat aku sudah benar-benar terbangun masih ada kamu disana. Kata-katamu memberiku banyak pemikiran dan aku memaksa diriku untuk bisa menerima apapun keadaan saat itu yang akan hadir.


Minggu, 24 November 2013

Sikap terbuka darimu itu yang aku harapkan.

Suatu hubungan haruslah didasari rasa saling percaya, tapi bagaimana ceritanya kalau rasa itu seakan sudah tidak ada ?

Kejatuhan dari suatu hubungan adalah ketika satu pihak berusaha mencari semua cara untuk menjaga hubungan tetapi pihak lain mencari semua cara untuk mengingkarinya.


Untuk bisa dimengerti bukanlah suatu hal yang mudah, kita harus berani jujur dan terbuka dengan pasangan kita. Pasangan kita bukan hanya teman kita, dia adalah sahabat kita, partner kita, teman kita di saat senang atau duka. Jangan simpan sendiri semua sedihmu hanya untuk dirimu, ketika kamu berpikir semua itu kamu lakukan semata-mata hanya untuk melindungi dia. Sebenarnya yang terjadi adalah anda mmenyakitinya tanpa anda sadari.

Unduh Arsip

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More