Pages

New chapter : new season

Sabtu, 18 Juli 2015

Sudah lama tidak menulis blog, rasanya ingin kembali menulis blog. Berbagi cerita mengenai kehidupan dan bukan sekedar coretan yang tidak jelas apa tujuannya. Setidaknya itulah yang selama ini aku rasakan. Setiap kali menulis blog rasanya tidak ada originalitas, hanya memenuhi keinginan pembaca. Kembali melihat ke masa lalu rasanya naif sekali dengan tujuanku untuk blogging. Ujung-ujungnya malah hanya menjadi penyesalan.

Apa tujuanku menulis blog, tetapi aku harap sekarang semua berubah. Oh iya ! saat ini aku sudah menikah, baru tahun ini. di tanggal 13 bulan mei 2015.

Menikah tidak semudah itu, meski kami berdua sama-sama bekerja tetapi keadaan tidak berjalan semudah apa yang dibayangkan. mungkni ini hanyalah kerikil baru dalam kehidupan berumah tangga. Sebagai lelaki berubah dari menjadi bagian dari keluarga menjadi memiliki keluarga sendiri, ada batas-batas yang harus dibuat. meski terkadang. Ceritaku bukan tentang menantu yang masih meminta bantuan dari keluarga tetapi menjadi seorang anak yang masih harus berbakti kepada orang tua bahkan ketika kamu memiliki sedikit tetapi harus tetap berbagi.

Bagaimana kalian mengarungi bulan-bulan atau tahun-tahun awal kehidupan berkeluarga kalian, apakah mudah ? Bukankah terkadang ada rasa ingin menyalahkan ketika beberapa hal tidak berjalan sesuai dengan keinginan, meskipun kamu sudah menutupinya dengan rasa sabar ? apakah ada rasa ketika kamu merasa seperti kamu kehilangan pijakan integritas ?

Beberapa orang memilih untuk memiliki awal cerita yang bahagia tetapi dalam kehidupan tidak selalu terjadi seperti itu ! Bagaimana bila hal itu terjadi kepada kamu ?! Saat seperti ini rasanya sudah mulai memikirkan untuk mencari pekerjaan tambahan. Apa mungkin dengan harta yang lebih banyak dari saat ini keadaan akan berubah pula. Kamu tahu seseorang yang bisa bertahan denganmu dan menguatkanmu untuk tetap bertahan hingga keadaan membaik adalah orang yang pastilah akan kamu ingini untuk menghabiskan hidup bersamanya.

Apakah ini pukulan pertama di ronde pertama ? bagaimana kamu memandangnya adalah bagaimana juga kamu akan melampauinya. apakah kamu akan berkata ini sakit ataukah kamu akan berkata ini adalah pengalaman pertama yang berharga.

Seperti peribahasa "Semakin tinggi pohon maka semakin kencang angin menerpanya" maka pukulan ini akan semakin keras, tetapi hikamh pohon itu adalah dia semakin tinggi dan dia tetap bertahan untuk menjadi lebih kuat. dan aku berharap itulah diriku nantinya.

Maaf cerita di awal ini sedikit kurang menyenangkan ! meskipun ada beberapa hal yang menyenangkan, seperti aku kemarin belajar menjadi suami yang ideal dan ahli pertukangan dengan menambal tandon penyimpanan air yang bocor. atau bagaimana aku menggunakan unlimited internet untuk kebutuhan akses internet yang tanpa batasan kuota :)

mungkin lain kali aku ceritakan hal tersebut !
 

Blogger news

Blogroll

Most Reading